Bisnis Kita Semua

Photobucket

Kamis, 10 Januari 2013

Demam Pada Anak

Demam sering sekali menyerang si kecil dan membuat panik orang tua. Bagaimana mengantisipasi ketika si kecil terserang demam?

Salah satu hal yang bisa menyebabkan kepanikan dalam keluarga adalah saat si kecil mengalami demam. Demam sendiri adalah peningkatan suhu tubuh diatas suhu normal. Mengapa demam terjadi? Demam terjadi karena tubuh memberikan respon terhadap infeksi atau terhadap berbagai keadaan (kelelahan, dehidrasi, dll).

Nah, bagaimana memastikan si kecil mengalami demam? Lakukan pengukuran suhu dan jika temperaturnya seperti dibawah ini, bisa dipastikan ia terkena demam:

  • Temperatur rektum melebihi 38°C
  • Temperatur mulut melebihi 37.5°C
  • Temperatur ketiak melebihi 37°C

Cara menangani demam pada anak :

  • Jika si kecil tetap makan, minum dan bermain seperti biasa kemungkinan ia belum membutuhkan obat penurun panas.
  • Kompres anak dengan menggunakan air hangat pada bagian dahi, leher, ketiak dan dada (daerah pembuluh darah besar). Angkat kompres ketika kering .
  • Selimuti si kecil ketika ia mulai menggigil.
  • Ajak si kecil untuk beristirahat, sebab aktifitas yang berlebihan bisa meningkatkan demam.
  • Kenakan pakaian yang tipis dan dapat menyerap keringat.
  • Berikan cairan eksktra seperti jus, air putih atau susu agar terhindar dari dehidrasi.
  • Hindari memberi makanan yang sulit dicerna.
  • Berikan obat penurun panas jika suhu tubuhnya telah mencapai diatas 38.5°C.

Hubungi dokter jika si kecil mengalami gejala dibawah ini:

  • Muntah atau diare
  • Mulut kering
  • Nyeri telinga atau telinga berair
  • Demamnya hilang dan pergi
  • Rewel dan lemah
  • Pucat dan kejang
  • Sakit kepala berat
  • Nyeri perut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar